Tulungagung – SMA dan SMK Negeri di Tulungagung telah membatalkan rencana wisuda atau purnawiyata siswa yang akan digelar di luar sekolah, dan uang yang telah dibayarkan siswa telah dikembalikan.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tulungagung, Agus Sugiarto mengatakan, setelah menerima nota Dinas dari Kadindik Jatim terkait imbauan peniadaan wisuda atau purnawiyata di luar sekolah, para Kepala SMA Negeri sepakat untuk membatalkan rencana wisuda yang menjadi kegiatan rutin setiap tahun bagi siswa kelas 12. Bahkan, seluruh SMA Negeri yang telah memesan tempat hotel untuk acara wisuda yang biasa berlangsung bulan Mei telah dibatalkan.
Agus mengakui seluruh SMA negeri sudah mengumpulkan iuran dari siswa untuk kegiatan wisuda ini. Namun setelah adanya nota Dinas ini, uang yang dikumpulkan sudah dikembalikan seluruhnya ke siswa. Agus menekankan sekolah masih bisa melakukan kegiatan pelepasan siswa kelas 12 dengan tidak membebani siswa maupun wali murid, dan dilakukan secara kreatif. Di sekolahnya, SMAN 1 Kauman , Agus berencana melaksanakan syukuran dengan pemotongan tumpeng di masing-masing kelas.
Ketua MKKS SMK Negeri Tulungagung, Trino Wibowo memastikan seluruh SMK Negeri di Tulungagung juga membatalkan rencana kegiatan wisuda di luar sekolah seperti di hotel yang dinilai membebani siswa dan wali murid. Nanti rencananya kegiatan pelepasan siswa kelas 12 di lakukan disekolah, mematuhi nota Dinas Kadindik Jatim. (Angg/Lcky)