Tulungagung – Hanya 70 persen peserta BPJS Kesehatan di Tulungagung yang aktif membayar iuran per bulan, sedangkan sisanya hanya membayar saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung Fitriyah Kusumawati mengatakan saat ini tingkat kepesertaan masyarakat di Tulungagung dalam program Jaminan Kesehatan Nasional sebanyak 955 ribu orang atau 84 persen dari total jumlah penduduk.

Namun menurut Fitriyah hanya 70 persen saja peserta yang aktif membayar iuran tiap bulannya, sedangkan sisanya hanya membayar saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kondisi ini berdampak pada tingkat penerimaan BPJS yang sepanjang tahun lalu mendapat pemasukan dari iuran 174 miliar, sementara klaim dari fasilitas pelayanan kesehatan mencapai 1,1 triliun rupiah.

Kondisi ini juga dikeluhkan Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung dr Kasil Rokhmad. Menurutnya masyarakat yang BPJS-nya tidak aktif, akan membebani rumah sakit, karena biaya pengobatannya akan dikaver pemerintah daerah lewat penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu.

Kasil menilai pola pikir peserta BPJS harus diubah, jangan hanya ingin manfaatnya saja, namun juga harus melaksanakan kewajiban pembayaran iurannya. (Amr/Lcky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kartu Tani Tidak Berlaku Lagi di Jawa Timur, Pengambilan Pupuk Subsidi Hanya Menunjukkan KTP

Triwidyono Agus Basuki, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, mengungkapkan…

Pemkab Tulungagung Akan Menjalin Perjanjian Kerja Sama Dengan Perhutani Untuk Pengelolaan Kawasan Rest Area JLS

Kepala Dinas PUPR Tulungagung Dwi Hari Subagyo mengatakan pengelolaaan rest area JLS…

Pendapatan Asli Daerah Dari Pengelolaan Kawasan Gor Lembupeteng Ditargetkan Bisa Naik Dua Kali Lipat Tahun Ini

Tulungagung – Pemkab Tulungagung menargetkan pendapatan asli daerah dari pengelolaan kawasan GOR…

Karena Sudah Tidak Aktif Lagi, 181 Koperasi Di Tulungagung Akan Dibubarkan

Tulungagung – 181 koperasi di Tulungagung akan dibubarkan pada tahun ini, karena…